Skip to main content
Tenggarudin

Kepala SMAN 4 Kendari Kembangkan PBL Terintegrasi Lesson Study

Kepala SMAN 4 Kendari, Dr. Tenggarudin, M.Pd. menunjukkan keseriusannya dalam pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) diintegrasikan dengan lesson study dalam melatih guru dan siswa. Model ini dinilai cukup efektif untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis sekaligus keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa. Inilah karya yang berhasil membawanya pada gelar Doktor bidang Sains di Universitas Negeri Surabaya 3 Oktober lalu.

Sejatinya penelitian yang dilakukannya terlaksana dalam 6 tahap. Yakni, survey pengenalan kondisi pembelajaran, pengembangan strategi hipotetik, ujicoba untuk validasi strategi pelatihan, prototipe perangkat PBL, pemodelan, operasionalisasi lapangan, hingga ujicoba kepraktisan dan efektifnya strategi pelatihan.

"Kendala yang saya hadapi dalam implementasi model pembelajaran PBL adalah masalah keterbatasan waktu dan minimnya sarana IT dalam mengakses referensi yang dibutuhkan. Namun demikian, pengembangan model ini, tampaknya ampuh dalam meningkatkan keterampilan guru untuk merancang dan mengelola pembelajaran PBL, juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa," terangnya.

Ada 3 sekolah yang menjadi titik penelitian, yakni SMAN 4 Kendari, SMAN 2 Kendari dan SMAN 6 Kendari. Awalnya sambung Dr. Tenggarudin, M.Pd., guru dilatih membuat rancangan PBL (berupa RPP dan Instrumen Penilaian) yang selanjutnya direvisi dan divalidasi oleh pakar dari Unesa dan pakar lain. Hasilnya ditelaah kembali oleh tenaga pengajar demi mempertajam pemahaman akan rancangan PBL, selanjutnya dibawa kedalam proses PBM. 

"Minimal diterapkan di sekolah, karena hasil penelitian ini dapat menjadi bahan diskusi guru untuk meningkatkan mutu pendidikan," ujarnya.

Adapun proses penelitian yang ia lalui, telah dimulai sejak 6 tahun lalu, tepatnya pada bulan September 2010, dan ia memilih Unesa demi meliearkan bidang ilmu yang digelutinya yakni, D3-Pendidikan Biologi, S1-Pendidikan Biologi, S2-Pendidikan Biologi. Sehingga untuk mempertajam pengetahuannya dalam bidang Biologi, maka program pendidikan Sains Konsentrasi Biologi lah yang dipilihnya.

Produk ilmiah terbaru yang ia susun telah terpublikasi di Educational Study Programme Postgraduate Studies, The State University of Surabaya, hingga International Journal of Education. Dalam menempuh pendidikan S3, ia dibina oleh Prof. Dr. H. Muslimin Ibrahim, M.Pd. bersama Dr. Sc. Agr. Yuni Sri Rahayu, M.Si.

"Tidak ada hasil karya yang sempurna karena karya tersebut akan terus dikembangkan dan dibenahi. Keliru jika ada yang mengatakan bahwa sebuah karya tulis ilmiah adalah sesuatu yang telah benar-benar sempurna." tutupnya.

Sumber: Kendari Pos (8 November 2016)

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.